Tags
Jumpa lagi sahabat-sahabat semua, setelah sekian lama Blog ini Vakum dan ga keurus ni Blog. paswordnya sempet ilang soalnya
Saat ini kita sudah memasuki Tahun 2012, tahun yang cukup menarik untuk dibahas, maklum banyak Isyu2 yang sudah berkembang di tahun-tahun sebelumnya, yaitu kiamat akan terjadi di 2012 sesuai ramalan kalender suku maya dan yang terakhir adanya fakta baru dari penelitian seorang pakar, bahwa Candi Borobudurpun mengatakan kiamat akan terjadi di 20-12-2012 (youtube ”Bukti 1 Kiamat 2012″) .
Namun kali ini gak ngebahas mengenai 2012 yang Versi Ramalan itu, karena pada dasarnya manusia mempunyai nikmat akal, dengan akallah manusia bisa mencerna informasi baru yang datang kepada mereka, bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah. sehingga bila ada isyu Bumi akan hancur pada tahun 2012, dan langsung mempercayainya, maka dipastikan dia tidak menggunakan akalnya untuk berfikir, walaupun mungkin dia bukan termasuk orang yang bodoh. karena “orang bodoh dan orang yang tak menggunakan akalnya adalah sangat berbeda” (akan dibahas di lain waktu).
kenapa kok “Kembali ke 2012″ bukan “Menuju 2012″ atau “Memasuki 2012″, heheh. 2012 disini bukan Tahun 2012, tapi 2012 sebagai kombinasi angka 20 dan 12. bukan bermaksud menghubung-hubungkan atau memanfaatkan aura mistis Tahun 2012 yang penuh misteri, namun hanya sekedar pas saja dan penulis sangat ngefans dengan angka 20 dan 12, yaitu yang tertulis dalam kalam Ilahi di dalam Kitab Alquran Surah Thaha 20 ayat 12.
[Qs Thaha 20:12] Sesungguhnya Aku inilah Tuhanmu, maka tanggalkanlah kedua terompahmu; sesungguhnya kamu berada di lembah yang suci, Thuwa.
Mari kita belajar memahami ayat diatas. Asbabun nuzul atau sejarah turunnya Ayat ini adalah tatkala Nabi Musa As dipanggil oleh Alloh SWT untuk menerima wahyu di lembah Thuwa. akan tetapi bukanlah Alquran apabila hanya berlaku pada saat itu, karena Alquran adalah ayat-ayat Alloh yang menjelaskan dan menjadi petunjuk bagi manusia serta berlaku hingga akhir zaman. sesuai di ayat berikut :
[Qs Al Jatsiyah 45:20] Al Quran ini adalah pedoman bagi manusia, petunjuk dan rahmat bagi kaum yang meyakini.
[Qs Annisa 4:87] Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Sesungguhnya Dia akan mengumpulkan kamu di hari kiamat, yang tidak ada keraguan terjadinya. Dan siapakah orang yang lebih benar perkataan(nya) dari pada Allah?
Kembali ke [Qs 20:12] “tanggalkanlah kedua terompahmu“, apa maksud dari bahasa Alloh ini? arti terompah secara harfiah adalah alas kaki yang terbuat dari kayu atau kulit. sehingga bila kita kaitkan dengan ayat ini, maka kita harus menanggalkan alat pijakan hidup kita yang kita pakai selama ini, jangan-jangan kita masih memakai pijakan-pijakan lain selain dari bersandar total kepada Alloh SWT sebagai Tuhan kita, jangan-jangan kita masih menuhankan selain Dia, contohnya : kecintaan berlebihan kepada diri sendiri (yang bisa menjadikan kesombongan/keangkuhan), Anak, harta, istri, jabatan, dan segala sesuatu yang bersifat duniawi atau ringkasnya kita masih mempersekutukan Alloh SWT dengan MakhluqNya. kenapa kita harus menanggalkan segala hal yang menjadi Barrier dalam hidup kita? ayat selanjutnya “sesungguhnya kamu berada di lembah yang suci“, area suci disini adalah kita sedang menghadap kepada Alloh SWT yang maha suci, Alloh yang tiada Tuhan selain Dia, kepadaNya tempat bergantung segala seuatu dan tak pantas dipersekutukan.
[Qs Al Jumuah 62:1] Senantiasa bertasbih kepada Allah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
[Qs 2:116] Mereka (orang-orang kafir) berkata: “Allah mempunyai anak”. Maha Suci Allah, bahkan apa yang ada di langit dan di bumi adalah kepunyaan Allah; semua tunduk kepada-Nya.
[Qs Al ikhlas 112:2] Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.
[Qs Al Qashas 28:68] Dan Tuhanmu menciptakan apa yang Dia kehendaki dan memilihnya. Sekali-kali tidak ada pilihan bagi mereka. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan (dengan Dia)
Dari pembahasan diatas, maka apabila kita ingin mendapatkan hidayah, petunjuk dan karunia dari Alloh SWT, maka syarat utama adalah melepaskan semua Barrier dalam hidup kita, kita murni tunduk dan patuh kepadaNya tanpa mempersekutuan Dia dengan sesuatupun. kita kembalikan segala urusan kepadaNya, dan otomatis apa yang Dia inginkan sebenarnya sudah tercantum dalam aturaNya yang termaktub dalam kitab Suci yang Alloh SWT turunkan yaitu : Taurat, Injil dan disempurnakan dengan Alquran.
[Qs Az Zumar 39:2]Sesunguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al Quran) dengan (membawa) kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya.
[Qs Al Imran 3:3] Dia menurunkan Al Kitab (Al Quran) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil,
[Qs Yunus 10:37] Tidaklah mungkin Al Quran ini dibuat oleh selain Allah; akan tetapi (Al Quran itu) membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya dan menjelaskan hukum-hukum yang telah ditetapkannya, tidak ada keraguan di dalamnya, (diturunkan) dari Tuhan semesta alam.
akhir kata, Semoga kita menjadi Hamba yang Robbani, senantiasa menyembah pencipta kita, tanpa mempersekutukan Dia dengan segala ciptaaNya, senantiasa mau mempelajari wahyuNya yang sudah termaktub dalam kitab suciNya, agar kita menuju kehidupan Sukses mulia dunia dan Akhirat. amin
